Partai Nyentrik Jadi Menarik

Nopember 21, 2008 | |

Hampir 6 bulan lagi, pemilu legislatif bakal digelar di Tanah Air. Semua partai politik peserta pemilu berlomba-lomba berkampanye untuk mendapatkan simpati dari masyarakat. Ada yang menyebar kaos-kaos partai, pemasangan atribut partai seperti bendera, spanduk dan lainnya serta pemasangan baliho-baliho dijalan-jalan. Dan yang kini menjadi trand adalah iklan politik di berbagai media massa baik cetak dan elektronik.

Semua jalur digunakan parpol untuk publikasi memerlukan dana yang sangat besar. Sebut saja iklan politik di televisi, setiap partai politik bisa merogoh kocek hingga miliaran rupiah. Meski dana yang telah digelontorkan partai politik mencapai miliaran rupiah, namun tidak menjamin konstituen akan menentukan pilihannya pada partai-partai tersebut. Mengapa? masyarakat semakin cerdas bahwa kini mereka tidak bisa dibodohi dengan berbagai penampilan partai. Rakyat butuh perubahan dan janji-janji yang ditepati.

Ironis jika sebuah partai tidak mendapatkan simpati apapun meski telah menguras kantong mereka. Bisa jadi parpol tidak pandai memainkan isu-isu di masyarakat, sehingga apa yang mereka sajikan bakal lenyap ditelan bumi. Meski partai besar sekalipun, jika yang ditampilkan hanya isu-isu nomatif, maka hanya akan menjadi angin lalu belaka.

Dalam beberapa waktu terakhir, ada beberapa partai politik yang dengan cerdas memainkan isu. Sebut saja Partai Gerindra, ditengah-tengah masyarakat menderita akibat kenaikan berbagai macam kebutuhan hidup, partai yang dimotori oleh Prabowo ini melalui iklan politiknya mengajak masyarakat untuk membeli produk dalam negeri. Sebuah ajakan nasionalis yang cukup efektif, karena dengan membeli produk dalam negeri tantunya akan meningkatkan derajat hidup para petani. Meski mengeluarkan banyak dana untuk ilkan politik, namun partai ini disebut-sebut sukses menarik perhatian sebagian masayarakat.

Yang tak kalah menarik adalah penggodokan 10 kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai calon presiden. Begitu 10 nama-nama kader PKS ini diumumkan, muncuk banyak pro dan kontra di masyarakat yang memandang positif dan negatif pencalonan 10 kader PKS ini.

Bahkan dalam beberapa hari, pencalonan PKS ini menjadi buah bibir media massa dan menjadi santapan politik bari para politisi dan pengamat-pengamat politik. Dengan mencalonkan kadernya sendiri, tentunya akan membuat partai ini akan semakin solid. Dan, tentu ada harapan di internal partai bahwa dengan pencalonan dari dalam, akan memunculkan semacam karir politik di dalam partai.

Langkah PKS ini bisa dibilang cerdas karena dimunculkan ditengah-tengah partai-partai lain yang mengusung artis-artis ataupun figur-figur terkenal untuk menarik simpati pada partai tertentu. Munculnya artis, disebut-sebut mematikan karir politik bagi kader-kader partai, karena artis dianggap ‘tidak berkeringat’ dibanding kader-kader yang berjuang dari bawah.

Selain pencalonan internal, dalam memperingati hari pahlawan 10 November, PKS juga mengusung iklan dengan menampilkan figur-figur pahlawan yang akhirnya menimbulkan kontroversi. Sebut saja Muhammadiyah yang menuding PKS tidak elegan karena menampikan KH. Ahmad Dahlan yang merupakan pendiri Muhammadiyah.

Selain itu, munculnya HM. Soeharto sebagai pahlawan dan guru bangsa, mendapat perhatian di masyarakat. Pro dan kontra terus mengalir dari pihak-pihak yang merasa diuntungkan dan dirugikan semasa pemerintahan Soeharto.

Banyak pihak dan pengamat menyebutkan, dengan menampilkan sosok Soeharto dalam iklan tersebut, akan mendongkrak suara PKS dengan mengabil hati pihak-pihak yang selama ini pro Soeharto dan kemali dalam romantisme masa Soeharto. Namun dilain pihak PKS beranggapan dengan sosok Soeharto diharapkan muncul rekonsiliasi bahwa disamping kesalahan-kesalahannya selama ini, masih banyak sisi-sisi positif yang bisa diteladani dari Soeharto.

Terlepas munculnya pro dan kontra serta pemberitaan di media massa yang tanpa henti, menunjukkan partai-partai tersebut cukup pintar mengangkat isu-isu tertentu. Apa yang didapat? tentu popularitas. Tanpa mengeluarkan banyak biaya untuk promosi di media massa, PKS mampu masuk dalam pemberitaan-pemberitaan media massa hampir sepanjang hari tanpa biaya apapun.

Hal-hal semacam inilah yang patut dicontoh oleh partai-partai lain agar cerdas dalam memainkan isu-isu untuk mendapat simpati masyarakat. Tapi selain hanya isu-isu, yang ditunggu oleh masyarakat adalah manfaat yang kongkrit dari partai-partai poltik peserta pemilu ini. Jangan hanya memanfaatkan suara rakyat, tapi juga bersuara untuk raktyat dan memperjuangkan suara rakyat.


Comments



25 Comments so far

  1.    Gus Yehia on Nopember 21, 2008 14:51

    PKS gitu Lho … :-D

    “Semoga bisa membawa amanah ya…”

  2.    Bambang Tri Harnoko on Nopember 21, 2008 15:57

    Tiada hari tanpa PKS…

    “Siapapun partainya, kalau pandai memanfaatkan momentum pasti jadi menarik.. PKS pandai menciptakan momentum”

  3.    Indonesia Memilih » Partai Nyentrik bisa Menang? on Nopember 22, 2008 14:38

    [...] beberapa partai dengan nyentriknya pasang iklan TV, yang mengajak masyarakat dan mengangkat pendahulu bangsa sebagai Pahlawan. Secara [...]

    “Terlepas kontroversi figur yang dianggap pahlawan, harus diakui para pendahulu kita memiliki jasa dan pengabdian yang besar bagi bangsa dan negara”

  4.    Sopian on Nopember 22, 2008 17:18

    PKS partai masa depan bangsa
    Saya tidak meragukan itu

    hehe

    “Semoga membawa manfaat bagi Masyarakat”

  5.    yuli santoso on Nopember 22, 2008 23:44

    PKS asyik lho…

    “Semoga tetap asyik dan bermanfaat”

  6.    widi on Nopember 23, 2008 00:52

    Jangan sampai bangsa ini dipimpin sama2 muka lama yang boroknya dah jelas!!!

    Indonesia harus lebih baik… Semangat muda, bersih dr ksalahan masa lalu, peduli pada rakyat , dan profesional dalam tugas harus benar2 bisa dibuktikan oleh PKS!!!

    Jangan kecewakan pendukungmu! bangsa ini sudah jenuh dengan keterpurukan…

    “Benar, masyarakat butuh karya nyata dan buka hanya janji-janji semata”

  7.    rasional on Nopember 23, 2008 04:14

    Pembohongan publik

    “Pembohongan publik atau bukan? kita harus tetap kritis mengawasi”

  8.    bukhory on Nopember 23, 2008 10:24

    Itulah politik harus bisa baca situasi dan kondisi..politik gitu..loch…ada kasar..ada halus..,ada teman..ada musuh.., hari ini teman besok musuh…aahh politik

    “Ada pepatah: tidak ada lawan abadi, tidak ada kawan abadi, yang ada adalah kepentingan abadi” Tapi jangan lupa kepentingan abadi adalah kesejahteraan rakyat”

  9.    Taufik on Nopember 23, 2008 11:06

    PKS . . T.O.P

    “TOP : Tetap harus Orientasi pada kepentingan Publik”

  10.    Bralinger on Nopember 24, 2008 08:39

    kecerdasan dan kejelian berbuah manis.. PKS megang banget..

    “Kalau partai lain pandai memanfaatkan momentum dan isu, tentu bisa menarik simpati masyarakat”

  11.    kabariyanto on Nopember 24, 2008 09:30

    Satukan masyarakat dalam ikatan kebangsaan.

    Pepatah bilang “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” Semoga Indonesia jaya…

  12.    masagost on Nopember 24, 2008 10:31

    yang penting PKS jangan spt partai yg biasanya cm janji doang kasihan tuh.. masyarakat.. sekarang bingung apa2 mahal malah tambah bingung pilih yang mana..partai buanyak bangt.

    “Iya nih, partainya ada 38. Bingung milihnya.. Tapi tetap optimis, pilih partai sesuai hati nurani, semoga pilihannya membawa Bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik”

  13.    AGUS on Nopember 24, 2008 10:31

    Go PKS Go… Bawa Negri ini menjadi negara yang Bermartabat.

    “Semoga membawa Amanah….”

  14.    A_Mak on Nopember 24, 2008 11:04

    semoga selalu membawa perubahan untuk kebaikan bangsa Indonnesia Raya

    “Amien… Semoga Indonesia Jaya..”

  15.    Udin Budi Laksana on Nopember 24, 2008 15:52

    PKS merupakan salah satu elemen bangsa, yang ingin berusaha memberikan kontribusi dalam rangka membangun indonesia yang beradab dan modern…. amin…

    “Semoga semua elemen bangsa sadar dan memberikan kontribusi maksimalnya bagi bangsa ini”

  16.    masa sih?? on Nopember 24, 2008 16:00

    ah gombal…dl mengharamkan musik,hanya nasyid yg ada dlm islam ktnya…tp skrg…????(biar dpt simpat)…lg2 simpati…riya.

    “Dalam politik itu tujuan utamanya adalah kekuasaan. Tapi semoga saja kekuasaan yang diraih hanya untuk kemaslahatan umat “

  17.    dakota on Nopember 24, 2008 17:19

    anti PKS ga jelas dan menghalalkan segala cara itu sama saja dgn PKI

    “Apapun partainya, rakyatnya harus sejahtera”

  18.    zai on Nopember 25, 2008 10:19

    Di daerah gw cuma 1 org Aggota dewan yg kembalikan dana TKI, jelas dr PKS donk….SALUT DAH !
    selama pks gk korupsi….gw tetap salut buat PKS ! tapi klo pks korupsii…gw kaburr donk…hehe,

    “Semoga saja wakil rakyat sadar diri terhadap amanah yang diemban”

  19.    paparozie on Nopember 25, 2008 13:12

    Sampean PKS juga ya..?

    “Saya rakyat jelata yang tidak mempermasalahkan parpol. Siapapun parpolnya, yang penting rakyat sejahtera..”

  20.    bud on Nopember 25, 2008 14:17

    PKS adalah partai, bukan ormas. Artinya PKS perlu dukungan suara, sehingga tetap eksis di negeri tercinta ini. Tidak dipungkiri PKS melakukan segala cara untuk memnuhi perolehan suara tersebut, tetapi masih dalam koridor syar’i. PKS punya dewan syariah yang selalu mengawal setiap keputusan yang diambil. Mudah2an saja PKS tetap amanah.

    “Semoga semua partai membawa kebaikan bagi tanah air ini”

  21.    Suhandi : Pengadegan on Nopember 25, 2008 16:24

    PKS OK

    “Semoga tetap OK dan amanah”

  22.    wanwan on Nopember 26, 2008 10:08

    Fitrahnya laki-laki sukanya PKS(Perempuan Kerudungan Sholekhah).Perempuan juga tak kalah sama Laki-laki.Perempuan sukanya PKS(Pria Kaya Sholekhah).Trus sudah nikah harapannya PKS(Pastikan Keluarga Sakinah).Lalu punya anak harapannya PKS(Pintar Kreatif Sholeh/Sholekhah).Kalau sudah tua penginnya juga PKS(Punya Keturunan Sukses).Kalau meninggal dunia nanti di akhirat harapannya pun PKS(Pertemuan Kembali di Surga).
    Sekarang yang penting kamu pastikan pilih PKS(Partai Kita Semua) itu lho yang no.8 )l(

    semoga tetap Profesional,Bersih dan Peduli

  23.    danil camarullah on Nopember 26, 2008 12:38

    PKS harus tetap konsisten tidak ikut2tan korup kaya partai2 besar yang banyak bromo corahnya tidak pernah menepati janji tukang kibul. Grrrrrrh.. PKS, tetap solid…yes

  24.    hardjanto on Nopember 29, 2008 03:31

    Ide besar yang dibawa PKS dalam setiap iklannya adalah: rekonsiliasi bangsa. Pesan cerdas yang sering dipandang apriori banyak pihak. Semoga ide besar ini dapat terwujud.

  25.    DoxAbummorb on Desember 18, 2008 01:35

    Действительно интерестно.

Name (wajib)

Email (wajib)

Situs web

Speak your mind